Biasa Diterapkan dalam Jamuan Makan Resmi, Inilah 7 Aturan Table Manner yang Wajib Kamu Ketahui

13.00 Dianissafitrah Hidayati 0 Comments

Pengaturan meja makan via pixabay.com

Table Manner adalah tata cara atau etika dalam jamuan makan formal, mulai dari cara duduk, cara berbicara, cara makan, urutan menu makan, hingga peralatan makan yang digunakan. Table Manner berkembang sejak zaman Kerajaan Prancis terutama pada masa pemerintahan Raja Louis XIV. Pengetahuan tentang Table Manner diperlukan agar kamu nggak kagok ketika harus menghadiri jamuan makan formal ketika bekerja di dunia profesional. Berikut Fine and Fun rangkum 7 hal yang perlu kamu ketahui tentang Table Manner.

1. Cara Duduk

Jangan mendekatkan mulut ke makanan via pexels.com

Duduk harus dalam posisi tegap tapi tetap santai, nggak tegang. Ketika makan pun jangan sampai membungkuk kearah makanan, tapi alat makanlah yang harus didekatkan ke mulut. 


2. Cara Menggunakan Serbet Makan

Letakkan serbet di meja makan ke atas pangkuan via pixabay.com

Setelah duduk, serbet makan yang terletak di atas meja dibuka, kemudian diletakkan di atas pangkuan. Serbet makan hanya digunakan untuk menyeka bibir seperlunya. Saat jamuan makan selesai, serbet tidak usah dilipat rapi namun jangan sampai meninggalkannya terlalu kusut.

3. Cara Berbicara

Berinteraksilah dengan orang-orang semeja via pexels.com

Tidak boleh berbicara ketika masih ada makanan di dalam mulut. Berbicara tidak boleh terlalu keras atau terlalu lemah. Dan yang paling penting, cobalah untuk berbicara dengan semua orang yang berada dalam satu meja. Jadi jangan berbicara hanya dengan teman yang dikenal saja. Juga jangan memotong pembicaraan orang lain. Tunggulah sampai orang tersebut selesai berbicara lalu meminta maaf untuk menyela sebentar.

4. Menggunakan Alat Makan

Menggunakan garpu dengan tangan kiri via stocksnap.io

Kalau di film-film, pemerannya selalu terlihat bingung ketika memilih alat makan mana yang akan digunakan ketika jamuan makan resmi. Sebenarnya nih readers, pengaturan alat makan di meja sudah disesuaikan dengan urutan menu yang disajikan. Kamu tinggal menggunakan alat makan dari yang diletakkan paling luar.

Pada umumnya alat makan dibedakan menjadi sendok, garpu, dan pisau. Sendok digunakan untuk makan makanan yang mengandung cairan, misalnya sup. Garpu digunakan untuk menusuk dan menyuapkan makanan ke dalam mulut. Ketika garpu digunakan berpasangan dengan sendok maupun pisau, makan garpu selalu dipegang dengan tangan kiri. Adakalanya suatu jenis makanan hanya membutuhkan garpu, misalnya ketika makan kue sebagai makanan penutup (dessert), maka garpu dipegang dengan tangan kanan. Sementara pisau digunakan untuk memotong makanan dan selalu dipegang dengan tangan kanan.

5. Rangkaian Menu

Contoh penyajian menu via pixabay.com

Pada menu modern, rangkaian menu yang disajikan biasanya terdiri dari appetizer, soup, main course, dan dessert. Appetizer berfungsi sebagai makanan pembuka untuk menimbulkan selera makan, karena itu porsinya kecil. Soup adalah makanan yang mengandung cairan dan berfungsi sebagai makanan penyela. Main course adalah makanan utama dan berporsi besar. Sementara dessert adalah makanan penutup, dapat berupa buah, es krim, puding, dan lain sebagainya. Selain itu, di meja makan biasanya disajikan roti. Roti ini dapat dimakan sebagai pengisi waktu sambil menunggu makanan lain datang atau dimakan bersama makanan pembuka, sup, maupun makanan utama.

6. Cara Minum

Minum menggunakan gelas berkaki via pixabay.com

Minuman biasanya disajikan dalam gelas berkaki. Minum dilakukan setelah mulut bebas dari makanan. Sebelum minum, bibir dibersihkan dulu agar tidak menimbulkan bekas pada bibir gelas. Hindarkan bunyi pada waktu meneguk minuman.

7. Merokok pada Jamuan Makan Resmi

Usahakan untuk tidak merokok ketika jamuan makan resmi via pixabay.com

Merokok pada waktu makan adalah hal yang bertentangan dengan etiket kesopanan. Namun apabila ingin merokok, sebaiknya dilakukan ketika makanan penutup disajikan dan pastikan untuk meminta izin dari tamu lain yang duduk semeja.

Gimana readers? Rempong ya kelihatannya? Hehehe... Terlepas dari praktik Table Manner atau tidak, kita memang harus memperhatikan perilaku dan etika ketika makan dimanapun berada, bukan hanya pada saat jamuan makan resmi karena perilaku dapat mencerminkan diri kita di hadapan orang lain.

0 komentar: