Review Drama Korea 'The Good Detective', Nyatanya Manusia Tidak Hitam dan Putih



Kasus dimulai ketika Lee Dae Chul (Jo Jae Yun) dituduh melakukan pembunuhan seorang mahasiswi. Ia kemudian dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati. Beberapa tahun kemudian menjelang eksekusi matinya dilaksanakan, keraguan tentang kasus tersebut muncul. Detektif Kang Do Chang (Son Hyun Joo) dan partner barunya, Detektif Oh Ji Hyeok (Jang Seung Jo) dari Kepolisian Incheon Barat berusaha mengungkap pelaku sebenarnya dibalik kasus pembunuhan tersebut dan menyelamatkan Lee Dae Chul dari eksekusi mati. Keduanya dibantu oleh reporter kantor berita Harian Junghan, Jin Seo Kyung (Lee Elijah), mengulik kembali kasus pembunuhan tersebut dan mencari bukti ditengah waktu yang sempit. Pada akhirnya mereka mengetahui bahwa Oh Jong Tae (Oh Jung Se), CEO perusahaan asuransi yang juga merupakan sepupu Detektif Oh Ji Hyeok, adalah pelaku sebenarnya dari kasus tersebut. Tapi namanya juga orang kaya, dengan koneksinya di kepolisian, kejaksaan, dan media, kebenaran itu tertutupi dan eksekusi mati Lee Dae Chul tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Kang Do Chang merupakan detektif yang terlibat dalam pemeriksaan kasus pembunuhan tersebut. Setelah menyadari bahwa Ia membuat orang yang tidak bersalah dihukum mati, Ia bertekad menyelidiki kembali kasus tersebut dari awal. Sementara Detektif Oh Ji Hyeok punya kenangan masa lalu dimana ayahnya menjadi korban pembunuhan. Motivasinya untuk selalu berusaha mencari kebenaran dari setiap kasus bisa dibilang tidak terlepas dari pengalamannya tersebut. Ia tidak ingin keluarga korban mengalami ketidakadilan. Mereka inilah Si- "The good detective".

Kasus Lee Dae Chul awalnya murni direkayasa oknum kepolisian dibawah perintah ayahnya Oh Jong Tae. Namun, setelah Lee Dae Chul dinyatakan bersalah di pengadilan, pihak kejaksaan baru mengetahui bahwa mereka mendakwa orang yang salah. Pihak kejaksaan tentu saja menutupi kebenarannya walaupun mereka punya bukti bahwa Lee Dae Chul tidak bersalah. Hal ini bukan karena Oh Jong Tae menyuap pihak kejaksaan, tapi pihak kejaksaan yang memutuskan sendiri untuk menutupi kebenaran itu demi nama baik mereka.

Rapat rahasia kejaksaan, kepolisian, dan media tentang kasus Lee Dae Chul.
Hasil rapat: Tutupi kebenarannya


Selain pihak kejaksaan, oknum kepolisian, media, hingga kehakiman masing-masing punya andil dalam menutupi kebenaran kasus ini, baik sengaja atau tidak sengaja. Alasannya sederhana: takut dipecat. Jadi, kalau dipikir-pikir, Oh Jong Tae nggak punya andil besar dalam menutupi kebenaran kasus ini. Kebenarannya tertutupi karena semua pihak yang terlibat menutup mata, mereka nggak cukup berani mempertaruhkan jabatannya. Di dunia nyata, hal ini sebenarnya wajar sih menurutku. Bayangkan nih, ketika kamu dipecat, siapa yang akan menghidupi kamu dan keluargamu. Kalau misalnya diturunkan jabatannya, gimana dengan impian untuk mencapai jenjang karir yang lebih baik. Kamu gak bisa menyalahkan orang-orang ini karena setiap manusia punya egoisme. Sangat jarang orang yang mau mempertaruhkan jabatannya hanya demi mencari kebenaran untuk orang yang mereka gak kenal secara pribadi. Nah, dalam hal ini Kang Do Chang adalah polisi teladan, karena meskipun Ia juga gak mau dipecat dan butuh uang untuk kehidupannya, Ia memilih untuk mengikuti hati nurani. Sikap ini akhirnya menular ke semua anggota Tim 2 Unit Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Kepolisian Incheon Barat. Mereka kembali diingatkan akan kebanggaan sebagai polisi yang tugasnya menangkap penjahat.

Anggota Tim 2 Unit Jatanras. Maknae lagi di-bully >.<


By the way, Tim 2 Unit Jatanras ini kompak banget. Mereka memang pada akhirnya ikut membantu Detektif Kang dan Detektif Oh menyelidiki ulang kasus Lee Dae Chul. Tapi untuk sampai pada keputusan itu sedikit diwarnai drama. Soalnya mereka tahu kalau menyelidiki ulang kasus ini sama dengan mengumumkan kepada publik bahwa organisasi kepolisian melakukan kesalahan dalam penyelidikan. Jadi dalam drama ini digambarkan sisi realistis polisi, bahwa polisi itu bukan super hero, mereka bisa killed in action, dipecat, dipidah tugaskan ke daerah, nggak bisa naik jabatan, bahkan kena tindakan disiplin kalau penyelidikan nggak mengikuti protokol. Ketua tim, Detektif Woo Bong Sik, (Jo Hee Bong), paling rajin mengingatkan anggota supaya mematuhi protokol setiap mereka bertugas di lapangan.

Ketua Tim, orang paling realistis, kadang penakut, tapi merupakan pemimpin yang baik.


Pihak lain yang juga berperan dalam penyelidikan kasus Lee Dae Chul adalah Inspektur Kepolisian Incheon Barat, Moon Sang Beom (Son Jong Hak). Ia adalah atasan para detektif ini. Dalam kasus Lee Dae Chul, Ia berperan dalam memanipulasi barang bukti yang menyebabkan Lee Dae Chul berhasil didakwa. Inspektur Moon ini juga merupakan polisi korup yang seringkali menerima suap. Karena karakternya ini, saya pikir dia memanipulasi barang bukti karena disuap oleh CEO Oh Jong Tae, tapi ternyata nggak lho! Selama penyelidikan kasus Lee Dae Chul, ada detektif yang terbunuh dan dia mengira ini dilakukan  oleh Lee Dae Chul. Pada saat ini, tidak ada bukti fisik yang menunjukan bahwa Lee Dae Chul merupakan pelakunya. Oleh karena itu, Ia memalsukan barang bukti supaya Lee Dae Chul bisa ditangkap. Jadi kita nggak bisa menganggap Inspektur Moon sepenuhnya salah juga karena Ia melakukannya demi mendapatkan keadilan untuk anak buahnya dan rasa solidaritas sesama detektif. Setelah negosiasi, ancaman, hingga heart-to-heart talk dengan Detektif Kang, Inspektur Moon sebagai atasan mereka akhirnya bersedia mendukung penyelidikan ulang kasus Lee Dae Chul.


Alasan kenapa Inspektur Moon kelihatan kayak orang jahat


Karakter penting lain dari drama ini adalah Yoo Jung Seok (Ji Seung Hyun), manajer berita di Harian Junghan, atasannya Jin Seo Kyung. Ia juga adalah adik Menteri Kehakiman. Ia adalah jurnalis yang berdedikasi dan merupakan idolanya Reporter Jin. Tapi, apakah Ia sepenuhnya orang baik? Nggak juga! Ia memiliki andil besar atas pelaksanaan hukuman mati Lee Dae Chul dengan cara mengendalikan opini publik lewat artikel berita yang diterbitkan Harian Junghan. Yoo Jung Seok melakukan itu agar karir politik kakaknya bisa lebih mulus saat memegang jabatan sebagai Menteri Kehakiman, nggak terbebani dengan peraturan hukuman mati yang pada saat itu masih menjadi pro kontra di Korea Selatan. Dia juga punya alasan lain sih kenapa ngebet banget supaya Lee Dae Chul dihukum mati, but no spoiler ya. Nonton aja sendiri. Wkwkwk

Drama JTBC ini alurnya menarik dan realistis. Tapi kasus yang dibahas memang complicated karena ada banyak rahasia dan kasus lain yang terkait dengan kasus Lee Dae Chul. Ada beberapa bagian dimana saya juga nggak paham dengan dialog para pemerannya karena maknanya terlalu tersembunyi dan ekspresi pemerannya tidak terlalu mengarahkan. Tata musiknya juga kurang dramatis sih, kurang bikin deg-degan. Mungkin karena dramanya menitikberatkan pada keseharian polisi tanpa ada kasus yang luar biasa. Kasus yang dibahas terlihat rumit karena banyaknya pihak yang terlibat dan rahasia yang terungkap satu-persatu. Overall, drama 'The Good Detective' saya kasih skor 8.9/10 .


***


Mengenal Ragam Jenis Landak Laut di Kabupaten Dompu, Makanan Populer Wilayah Pesisir



Setelah postingan sebelumnya membahas tentang jenis Teripang Karusumila yang merupakan makanan laut khas Kabupaten Dompu, kali ini kita akan mengulik tentang Landak Laut atau dikenal juga dengan nama Bulu Babi. Kamu bisa mengenal beragam jenis landak laut dan namanya dalam bahasa Mbojo, bahasa daerah Kabupaten Dompu.


Landak laut termasuk kedalam filum Echinodermata (hewan berkulit duri), sama dengan Kakiru atau timun laut. Bagian yang dikonsumi dari landak laut adalah telurnya yang berwarna kuning. Telur landak laut mengandung banyak vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan rendah lemak jenuh sehingga bisa memenuhi kebutuhan lemak harian kamu tanpa membahayakan kesehatan. Situs berita UK, The Guardian, bahkan menyebut landak laut sebagai "foie gras-nya lautan". Foie gras merupakan olahan hati angsa khas Prancis yang harganya super mahal. Jadi dengan mengkonsumsi landak laut kamu bisa ikut merasakan kemewahan foie gras dengan budget terbatas namun tetap tinggi zat gizi, Keren kan?

Telur landak laut banyak mengandung vitamin A

Di Jepang, landak laut sangat populer. Saking populernya, 80% produksi landak laut dunia dikonsumsi oleh penduduk Jepang, lho! Sementara di Indonesia, landak laut belum dikomersialkan untuk pangan sehingga wajar apabila konsumsinya masih terbatas pada kelompok masyarakat di wilayah tertentu saja. 

Di Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, landak laut cukup mudah ditemukan. Saat air laut surut pada sore hari, kamu akan menemukan masyarakat lokal yang sedang mencari landak laut di sela batu karang sambil membawa tongkat besi kecil untuk membantu mengambil landak laut. Hal ini dikarenakan duri landak laut cukup berbahaya sehingga tidak dianjurkan untuk memegang dengan tangan kosong. Sama halnya dengan landak di darat yang durinya tidak boleh kamu pegang sembarangan.


Saat paling tepat untuk mencari landak laut adalah ketika laut surut


Landak laut bisa ditemukan dibawah batu karang


Ada sekitar 950 spesies landak laut di seluruh dunia. Sebagian bisa dikonsumi, namun ada juga yang berbahaya bagi tubuh. Berikut beberapa jenis landak laut sumber pangan lokal yang bisa ditemukan di Kabupaten Dompu beserta namanya dalam bahasa Mbojo. *CMIIW*

1. Kadi'i  (Tripneustes ventricosus)


2. Kambere (Echinometra mathaei)


3. De'e (Lytechinus variegatus)


4. Taju (Diadema setosum)


5. Katiri



Landak laut bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah, direbus, maupun dibakar. Sebelum diolah, duri yang melingkupi landak laut harus dipotong menjadi lebih pendek dan hindari memegang dengan tangan kosong. Setelah dimasak barulah landak laut aman kamu sentuh dengan tangan kosong.

Landak laut adalah makanan laut bergizi tinggi yang mudah ditemukan. Sayangnya belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaannya, kecuali kalau kamu menetap di wilayah pesisir pantai. Semoga dengan membaca artikel ini, kamu jadi lebih kenal dengan keanekaragaman pangan dari laut ya!





5 Rekomendasi Novel Online Romantis Karya Penulis Korea, Manisnya Bikin Diabetes!

Sumber : twitter.com/minyuemily

Membaca novel online kini menjadi salah satu pilihan untuk menikmati waktu santai selama kamu #DiRumahAja. Dibandingkan novel versi cetak (hardcopy), novel online lebih mudah diakses dengan gratis maupun berbayar dengan harga lebih murah dibandingkan novel cetak yang dijual di toko buku. Namun, karena sebagian besar penulis novel online bisa dikatakan masih amatir, kualitas novel yang ditulis pun tidak terjamin. 

Nah, supaya kamu gak bingung menemukan bacaan berkualitas diantara banyaknya pilihan yang ada, Fine and Fun merangkum 5 novel online pilihan karya penulis korea berikut ini. Kenapa dikhususkan dari penulis korea? Berdasarkan pengalaman author nih, novel karya penulis korea biasanya memiliki tata bahasa yang baik dengan alur yang menarik dan cukup logis (you have to know betapa banyaknya alur cerita yang ridiculous di luar sana! Hehe). 

1. Lucia by Covering The Sky


Genre : Fantasy, Romance
Jumlah Chapter : 146
Skor : 9.5 of 10
  
Lucia tumbuh tanpa mengetahui bahwa dia adalah seorang putri.
Tetapi ketika ibunya meninggal, dia memasuki istana dan memiliki kesempatan untuk melihat seluruh masa depannya dalam mimpi.
Dalam mimpinya, ketika dia mencapai 19 tahun, dia dilelang ke penawar yang menawarkan mas kawin tertinggi. Hidupnya menjadi sengsara sejak saat itu.
Ketika dia bangun dari mimpinya, dia bertekad untuk membentuk kembali masa depannya, menyadari bahwa dia memiliki banyak waktu sebelum titik balik yang menentukan.
Dengan demikian, ia memulai perjalanannya untuk mengubah masa depannya yang kelam.

Novel ini bisa dibaca dalam versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Bahkan versi komiknya juga tersedia loh, namun masih dalam versi bahasa Inggris. Kamu bisa googling aja untuk membaca via website atau baca via aplikasi Kakaopage untuk mendapatkan chapter terupdate berbayar.

Di novel ini, banyak adegan romantis yang bikin senyum-senyum sendiri. Interaksi karakter utama wanita, Lucia, dengan anak angkatnya juga cute banget dan menunjukan sisi keibuan dari Lucia. Walaupun settingannya di zaman kerajaan dan tokoh utama pria nya sangat berkuasa, tapi gak banyak drama politik yang bikin pusing, jadi kalian bisa fokus dengan romansanya aja.

2. Empress of  Otherverse by Vischacha 



Genre : Fantasy, Romance, Transmigration
Jumlah Chapter : 189
Skor : 8.8 of 10

Sa Bi Na merupakan gadis biasa pada masa kini, ketika perjalanannya ke sekolah untuk mengikuti ujian tiba-tiba terjatuh di rel kereta bawah tanah, lalu ketika terbangun "Loh dimana aku?" ia terbangun dengan tempat asing yang sama sekali berbeda dengan tempat tinggalnya.. Akankah Sa Bi Na bisa kembali ke dunianya?

Novel ini tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Versi komiknya pun sudah tamat dan dapat kamu baca via berbagai website penyedia komik, tinggal di-googling aja judulnya ya.

Di novel ini alur politiknya cukup matang dan sisi romantisnya seimbang lah, gak kurang dan gak berlebihan. Tapi ada satu hal nih yang menurut Fine and Fun agak kurang masuk akal yaitu karakter utama wanitanya, Sa Bi Na, itu cuma calon mahasiswa sebelum dia pindah ke dunia dimensi lain, jadi cukup membingungkan ketika dia menjadi Empress yang ahli politik dan bijaksana. Hmmm.... Anyway, ini hanya novel dan bersifat fiksi, jadi dinikmati aja apa kata penulisnya ya. Wkwk


3. The Villainess Reverses the Hourglass by San Sobi



Genre : Fantasy, Romance, Reincarnation
Jumlah Chapter : 288
Skor : 8.5 of 10

With the marriage of her prostitute mother to the Count, Aria’s status in society skyrocketed immediately. After leading a life of luxury, Aria unfairly meets death because of her sister Mielle’s schemes. And right before she dies, she sees an hourglass fall as if it were a fantasy. And just like that, she was miraculously brought back to the past.
“I want to become a very elegant person, just like my sister, Mielle.”
In order to face the villainess, she must become an even more wicked villainess. This was the new path Aria chose to take revenge on Mielle who murdered both her and her mother.

Novel ini sepertinya hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Versi komiknya hingga saat ini masih on going dan cukup populer.

Baca novel ini bikin kamu puas menertawakan karakter penjahatnya karena dia gampang ditipu oleh karakter utamanya! Hahahaha...


4. The Male Lead’s Villainess Fiancée by Ryu Heon



Genre : Fantasy, Romance, School Life, Transmigration
Jumlah Chapter : 92
Skor : 8 of 10

In a romance novel called “The Secret Lovers of the Academy” the male lead would often torment his fiancée–but wait, why did she cross into this world to become his fiancée, the villainess, instead of the heroine?

Louise Sweeney found the perfect solution to escape the misfortune of being the villainess: “Your Highness, I just want to tell you that we don’t have to be tied with our engagement. We weren’t even officially engaged, right?”

But what was wrong with the male lead’s reaction? To her suggestion, he replied “But our engagement wasn’t false, don’t you agree?”
Novel ini belum ada versi bahasa Indonesianya ya, hanya tersedia dalam versi bahasa Inggris.

Bagian awal novelnya ini cukup menarik, tapi semakin lama dibaca terasa membosankan karena alurnya terlalu lambat. Dan lagi pula, secara pribadi, Fine and Fun gak terlalu menikmati genre school life. Hehe...


5.  Return of The Female Knight by Lee Halin


Genre : Fantasy, Romance, Reincarnation
Jumlah Chapter : 324
Skor : 9 of 10


Elena, who spent her entire life as a cold-blooded female knight to avenge her family, ended up dying without claiming her revenge. When she opened her eyes she found that she went back into the past. By day she was a lady in a dress, and at night she carried a sword to change history and prevent her family’s destruction.

 “I want to marry you, Your Highness,” she said to the crown prince. She would do this to save her family.

Novel ini tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Alurnya menyeimbangkan antara romance, militer dan politik. Ceritanya logis dan pertumbuhan karakternya terlihat jelas, dari prajurit wanita yang hanya memikirkan balas dendam, menjadi Empress yang bijaksana dan penuh kasih sayang. Di beberapa chapternya, kamu juga akan menemukan ilustrasi sesuai dengan inti cerita setiap chapter untuk membantu imajinasimu. Keren deh, berasa baca novel semi komik!


FYI nih, novel-novel diatas sudah tamat. Fine and Fun sengaja menyebutkan novel yang sudah tamat saja karena terkadang novel online gak update secara rutin atau bisa tiba-tiba hiatus karena kesibukan penulis sehingga lebih baik membaca novel yang sudah selesai. By the way, baca novel-novel diatas bisa bikin kamu diabetes saking sweetnya! Wkwkwk Selamat membaca!

One Day Trip di Yogyakarta, Itinerary Liburan Puas untuk Kamu yang Super Sibuk

Sumber : https://pixabay.com/photos/go-pro-pen-notepad-travel-vacation-1478810/

Masa liburan hampir tiba. Kamu yang berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa pasti udah gak sabar deh menikmati libur panjang. Tapi buat kamu yang sudah bekerja, apalagi pekerja kantoran, keinginan buat libur selama berminggu-minggu tentu tak pernah terlintas di benakmu. Jangankan libur panjang, dapat tanggal merah satu hari aja udah bersyukur :')

Karena itulah kali ini Fine and Fun mau membagikan pengalaman one day trip ke salah satu kota terdekat dari Semarang, yaitu Yogyakarta. Banyaknya atraksi dan destinasi wisata serta jaraknya yang tidak terlalu jauh dari beberapa kota besar di Indonesia membuat Yogyakarta menjadi destinasi wisata yang populer. Apa saja sih yang bisa kamu lakukan di kota ini supaya bisa liburan puas seharian? Simak ulasannya dibawah ini ya!

1. Berangkat Jam 7 Pagi dari Kota Semarang Naik Bus Sewa


Kalau kamu berangkat dengan kelompok besar, Fine and Fun sarankan untuk menyewa bus karena akan lebih mudah untuk berpindah antar lokasi selama liburan. Kalau liburan dengan berberapa orang saja maka kamu bisa menyewa mobil atau  menggunakan kendaraan pribadi. Naik kendaraan umum memang tidak masalah, namun akan merepotkan kalau destinasi wisata yang kalian tuju letaknya berjauhan dan kamu kurang paham mengenai arah atau rute kendaraan umum seperti Bus Trans Jogja.

2. Destinasi Pertama: The Lost World Castle


The Lost World Castle terletak di Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Kota Semarang, butuh sekitar 3 sampai 4 jam untuk sampai di lokasi ini. Beberapa bagian jalan juga masih belum diaspal sehingga kamu harus hati-hati selama berkendara.



The Lost World Castle merupakan destinasi wisata yang baru dibuka pada awal tahun 2017. Namun tempat ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan domestik karena dikenal sebagai surganya para pecinta foto selfie. Harga tiket masuk yaitu Rp 25.000 per orang dan bisa gratis untuk anak-anak sampai batas usia tertentu. Ada banyak spot foto keren di lokasi ini. Beberapa ada yang berbayar, sekitar 10 sampai 20 ribu, namun sebagian besar gratis.



Uniknya  The Lost World Castle dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari material erupsi Gunung Merapi yang desainnya mirip kastil kuno di Eropa. Keren deh untuk latar fotomu!

3. Makan Siang di Rumah Makan Pondok Merapi

Sumber : www.instagram.com/pondokmerapi/
Rumah Makan Pondok Merapi letaknya tidak jauh dari The Lost World Castle, hanya 5 menit naik bus atau mobil. Pemiliknya memasak by order jadi kamu sebaiknya reservasi dulu sebelum kesini. Rumah Makan ini menyediakan makanan prasmanan dengan menu dan suasana desa tempo doeloe yang kental. Kamu bisa kepoin rumah makan ini di akun instagramnya pondokmerapi . 

4. Merapi Lava Tour, Jeep Tour Sambil Belajar tentang Erupsi Gunung Merapi

 

Paket wisata Merapi Lava Tour menawarkan pengalaman offroad naik jeep dan berhenti di beberapa lokasi yang terkena efek letusan Gunung Merapi. Ada beberapa opsi rute yang bisa kamu pilih yaitu :

  • Rute Pendek, durasi sekitar 1.5 jam dengan tarif mulai Rp 350,000/jeep
  • Rute Medium, durasi sekitar 2.5 jam dengan tarif mulai Rp 450,000/jeep
  • Rute Panjang, durasi sekitar 3 jam dengan tarif mulai Rp 500,000/ jeep


Tarif diatas sudah termasuk driver ya! 1 jeep bisa untuk 4 orang penumpang.

Batu Alien
Perbedaan ketiga rute tersebut adalah jumlah tempat yang akan kamu kunjungi. Beberapa tempat yang menjadi pemberhentian selama tur antara lain Museum Sisa Hartaku yang menyimpan perabotan efek letusan gunung Merapi, Batu Alien, Bunker Merapi, Rumah Mbah Marijan, dan Kali Kuning.

Museum Sisa Hartaku
Selain dapat ilmu, tentunya pengalaman offroad yang membuatmu teriak-teriak sepanjang rute pasti tak terlupakan deh. Untuk sejenak kamu bisa meluapkan segala stress yang kamu dapatkan selama bekerja.



5. Menikmati Suasana Malam Malioboro


Photo by Shelly
Ke Yogyakarta terasa nggak lengkap tanpa berwisata ke Malioboro. Kamu bisa berburu kuliner, membeli oleh-oleh atau sekedar duduk santai menikmati suasa malam Malioboro.

Nah, itulah itinerary yang bisa kamu contek untuk one day trip di Yogyakarta.
Jadi, kapan nih mau liburan kesana?

5 Destinasi Wisata Terbaik Dunia untuk Muslim Traveler Tahun 2018, Ada Indonesia Lho!

pixabay.com/veerasantinithi

Global Muslim Travel Index (GMTI) mengeluarkan laporan destinasi wisata terbaik dunia bagi muslim traveler tahun 2018. GMTI merupakan indeks penilaian kualitas dan kuantitas wisata halal di berbagai negara paling lengkap hingga saat ini sehingga seringkali dijadikan tolok ukur kesuksesan pariwisata suatu negara. Survei tahun ini melibatkan 130 negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan non-OKI. Kriteria yang diukur diantaranya kemudahan akses, komunikasi, lingkungan, dan pelayanan. Yuk, langsung saja simak 7 negara terbaik bagi muslim traveler versi GMTI 2018!


1. Malaysia

pixabay.com/indra115

Malaysia telah lama dikenal sebagia destinasi wisata favorit bagi traveler muslim dunia dimana lebih dari separuh penduduknya beragama Islam. Selain Menara Kembar Petronas, kamu juga bisa mengujungi Islamic Art Museum di Kuala Lumpur, Kompleks Taman Seni Islam di Selangor, atau Masjid Jamek yang merupakan masjid tertua di Kuala Lumpur.

Berwisata kuliner juga mudah karena banyak tersedia makanan halal, mulai dari street food hingga restauran kelas atas. Maka gak heran kalau Malaysia menempati peringkat tertinggi GMTI dengan skor 80,6.

2. Indonesia

flickr.com/Priyadi Hartono

Indonesia menempati peringkat kedua destinasi muslim friendly dengan skor 72,8. Pencapaian ini didukung oleh program wisata halal yang diluncurkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sejak tahun 2013. Ada sembilan destinasi wisata halal di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lombok, dan Makassar.

3. Uni Emirat Arab

pixabay.com/monikawl999

Dalam GMTI 2018, Uni Emirat Arab (UEA) juga menempati peringkat kedua bersama dengan Indonesia. Dubai dan Abu Dhabi merupakan destinasi wisata halal terpopuler di UEA. Di Dubai kamu bisa mengungjungi Palm Island dan BurjKhalifa yang merupakan gedung tertinggi di dunia, sedangkan di Abu Dhabi terdapat Masjid Agung Sheikh Zayed dan arena balap Yas Marina Circuit yang menyelenggarakan Grand Prix F1 tahunan.

Makanan halal juga mudah ditemukan di seluruh penjuru kota. Restaurant India, Pakistan, Libanon, Mesir, dan restauran Timur Tengah lainnya biasanya dimiliki oleh muslim sehingga terjamin kehalalannya.

4. Turki

pixabay.com/Trudi90

Posisi selanjutnya ditempati Turki dengan skor 69,1. Kota terpadat Turki, Istanbul, cocok dijadikan destinasi wisata buat kamu yang menyukai kekayaan budaya dan sejarah. Kamu bisa mengunjungi Museum Hagia Sophia, Istana Topkapi, Masjid Sultan Ahmed, dan Grand Bazaar.

Lokasi lain yang juga wajib kamu kunjungi selama di Turki adalah Cappadocia yang terkenal dengan bentang alamnya yang unik. Salah satunya Göreme Open-Air Museum yang termasuk kedalam situs warisan dunia UNESCO.

5. Arab Saudi

pixabay.com/apriltan18

Arab Saudi merupakan salah satu negara yang paling sering dikunjungi muslim, terutama Kota Mekah dan Madinah. Kalau kamu ingin merasakan suasana kota yang lebih modern, cobalah berkunjung ke Riyadh. Ibu kota Arab Saudi ini merupakan kota paling maju sekaligus destinasi utama turis dan warga negara asing di negara ini. Terdapat banyak restauran dan hotel mewah di Riyadh, diantaranya Burj Rafal, salah satu hotel tertinggi di dunia.

Banyak faktor yang menjadi pertimbangan ketika muslim traveler berencana mengunjungi suatu destinasi wisata, seperti ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, dan keramahan masyarakatnya terhadap muslim. Hal tersebut tentu saja akan lebih terjamin apabila berwisata ke salah satu dari 5 negara diatas. Jadi kapan nih traveling kesana?

***

Review Drama Korea 'Live', Realita Kehidupan Polisi



Another great drama from tvN !!!

Live menceritakan kehidupan polisi di Divisi Patroli. Itu loh.. polisi yang tugasnya keliling-keliling pakai mobil patroli kalau di drama korea. Seringkali kehidupan polisi yang diangkat di drama korea tuh yang tugasnya di Divisi Kejahatan dan Kekerasan kayak You are All Surrounded, Signal, Tunnel, atau Divisi Kejahatan Dunia Maya kayak di drama Ghost. Polisi yang digambarkan dalam drama-drama tersebut hanya memperlihatkan sisi kerennya polisi yang tugasnya lari kesana kemari buat menangkap penjahat. Kayaknya sih gak pernah ada yang notice polisi patroli karena perannya di drama genre kriminal tuh biasanya cuma ngejagain TKP atau nilang mobil yang melanggar rambu lalu lintas. Nah, lewat drama ini saya baru sadar kalau peran polisi di Divisi Patroli tuh juga penting karena mereka adalah pihak yang pertama kali mendatangi TKP begitu ada kasus yang dilaporkan. Kebayang dong betapa berbahayanya, secara polisinya gak tahu kayak apa penjahatnya atau apa yang bakal dia lakuin ke polisi yang berusaha menyelamatkan korban.

Yeom Sang Soo yang benci banget sama Oh Yang Chon dari pas di Akademi Kepolisian, malah berakhir jadi mentor-partnernya selama di Divisi Patroli. Wkwk

Drama Live menekankan aspek realita kehidupan polisi. Disini digambarkan kalau polisi juga manusia. Mereka bisa takut sama penjahat, bisa gemetaran waktu pertama kali lihat korban meninggal, punya keluarga yang khawatir dengan pekerjaan mereka yang beresiko, hati-hati kalau pakai senjata terutama pistol karena bisa berurusan sama Internal Affair (which is sangat realistis mengingat di drama-drama lain polisinya bisa asal tembak aja, padahal nyatanya mereka harus bertanggung jawab terhadap setiap butir peluru di pistol yang mereka bawa kemana-mana. Kalau asal tembak mereka bisa dipotong gajinya, diturunkan jabatannya, atau bahkan dipecat).

Debat masalah kerja lembur waktu rapat pagi.
Hal-hal kecil yang jarang ditampilin di drama korea genre police lainnya

Sebagai pecinta genre police/detective/crime, saya sudah terbiasa dengan polisi yang cuma ada 2 tipe: 1) Polisi yang sangat bertanggung jawab dengan tugasnya sekaligus yang paling kompeten (Si Baik), dan 2) Polisi korup yang saya bahkan gak ngerti kenapa dia bisa jadi polisi (Si Jahat). The End! Tapi di dunia nyata, berhubung manusia itu sangat kompleks, gak ada orang yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya jahat. Sisi jahat dan sisi baik tuh pasti ada di diri setiap manusia, cuma kadarnya aja yang beda-beda. Di episode-episode awal, kita bisa melihat sisi 'gak dewasa' setiap orang yang menurut saya manusiawi banget. 

Oh Yang Chon, pengajar killer di Akademi Kepolisian, lagi beraksi >.<
  • Han Jung O (Jung Yu Mi), rookie  yang kompeten. Tapi sepinter-pinternya Jung O, tentu saya kemampuan dia gak level dewa juga
  • Yeom Sang Soo (Lee Kwang Soo), yang awalnya cuma mikirin penilaian kinerja dia sebagai rookie tapi lama-lama jadi polisi yang paling bertanggung jawa sama tugasnya.
  • Song Hye Ri (Lee Joo Young) yang awalnya bete banget dapat mentor-partner yang udah tua dan kurang kompeten menurutnya. Tapi pada akhirnya hubungan dia sama mentornya malah kayak ayah dan anak.
  • Oh Yang Chon (Bae Sung Woo), pernah jadi pengajar killer di Akademi Kepolisian tempat ketiga rookies itu sekolah. Polisi yang terkenal paling kompeten dan udah menang banyak penghargaan selama 20 tahun karirnya di dunia kepolisian. Meskipun dia tempramental, tapi dia ini sebenarnya polisi paling jujur, paling loyal dan paling berdedikasi, dan semua orang di kepolisian mengakui itu.
  • An Jang Mi (Bae Jong Ok), istrinya Oh Yang Chon. Polisi kompeten di Divisi Kejahatan Wanita, Anak dan Remaja. Jung O benar-benar respect sama dia.
  • Ki Han Sol (Sung Dong Il), Kepala Divisi Patroli yang leadership-nya keren abis!
  • Dan lain-lain yang gak bisa dijelaskan satu persatu. Yang jelas, setiap orang punya masalah hidupnya masing-masing tapi pada akhirnya mereka bisa saling memahami

Dalam drama ini, pasangan Oh Yang Chon - An Jang Mi diceritakan lagi retak hubungan rumah tangganya. Trus anak-anaknya juga gak akrab sama Yang Chon. Semua itu karena selama Yang Chon kerja di Divisi Kejahatan dan Kekerasan, dia selalu ada di lapangan buat ngejar penjahat. Jadi dia jarang pulang ke rumah, jarang ada waktu buat keluarganya. Tapi lambat laun hubungan mereka membaik karena Yang Chon yang tempramen mulai belajar memahami orang-orang di sekitarnya. Dia juga jadi punya waktu buat berkomunikasi sama anaknya sih semenjak dia pindah ke Divisi Patroli. Saya suka banget sama pasangan ini karena mereka sama-sama kompeten dan berdedikasi sebagai polisi. Trus cara mereka meng-handle masalah pernikahannya secara dewasa, wah itu bener-bener gak 'drama'. 

Btw, di drama ini tuh ada Lee Kwang Soo. Ceritanya nih dia naksir sama Han Jung O. Tapi entah kenapa setiap adegan mereka berdua yang harusnys so sweet, atau adegan dia sama polisi lain yang situasinya lagi serius, saya gak bisa ikutan serius. Soalnya image dia di Running Man tuh udah terlalu menempel. Jadi saya gak bisa memasukan image-nya sebagai Yeom Sang Soo, polisi yang berdedikasi sama tugasnya, ke dalam otak saya. Mianhae Lee Kwang Soo....  >.<

Poin penting lain dari drama ini adalah OST-nya yang pake lagu barat, judulnya 'Carry Me' yang dinyanyikan oleh 'Family of The Year.' Lagunya mereka yang judulnya 'Hero' dipakai buat OST drama It's Okay That's Love dan musiknya selalu sukses bikin sedih. Ternyata nih Director dan Screen Writer kedua drama itu tuh sama. Pantesan pilihan musiknya sama ya. Secara pribadi sih, saya lebih suka 'Hero' dibandingkan 'Carry Me'. Tapi dua lagu itu sama-sama enak didenger sih, sama-sama punya lirik yang dalem.

"And you try but it's too much, And hurting yourself is not enough, Think of everyone who has it worse than you, There is no curse on you" (Family of The Year - Carry Me)

Anyway, ini pertama kalinya saya nonton drama kepolisian yang gak menonjolkan rasa deg-degan dan gregetan waktu ngeburu penjahat. Sepanjang drama, kita malah akan disuguhkan dengan life lesson dan suka dukanya jadi polisi. Gak cuma kerennya aja. Sangat realistis!


***